Kapolda Metro Jaya Lantik Pengurus Da’i Kamtibmas

Elektoral.id, Jakarta – Direktorat pembinaan masyarakat Polda Metro Jaya melantik 46 pengurus Da’i dan Da’iyah kamtibmas Polda Metro Jaya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto berharap para Dai dan Da’iyah Kamtibmas Polda Metro Jaya yang baru dikukuhkan amanah dan dapat mengemban tugas dengan baik.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa upaya-upaya preemtif dan preventif merupakan cara terbaik dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat salah satunya adalah program Da’i kamtibmas ini,” kata Karyoto di aula Gedung Promoter, PMJ, Rabu (4/10).

Karyoto mengubgkapkan kasus tawuran sangat marak terjadi. Hal tersebut menjadi tugas bersama untuk mencegah generasi penerus menjadi korban atau bahkan menjadi pelaku tawuran.

“Saya berharap adanya suatu pendekatan keagamaan oleh para Da’i dan Da’iyah kepada para generasi muda, dapat menjadi salah satu agenda yang perlu dilaksanakan, sehingga dapat berkontribusi pada menurunnya angka tawuran di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Menurutnya, memasuki tahun politik, akan dihadapkan beberapa tantangan, seperti terjadinya polarisasi politik yang dapat diwarnai dengan praktik pencemaran nama baik, fitnah, berita bohong/hoax, ujaran kebencian, politik identitas dan lain sebagainya.

Dari situlah peran penting para Da’i dan Da’iyah Kamtibmas Polda Metro Jaya mengajak masyarakat agar berpegang teguh pada kaidah-kaidah agama, khususnya dalam hal mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Tidak hanya itu, Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Badya Wijaya menyebutkan tujuan dibentuknya Da’i Kamtibmas Daerah Metro Jaya diantaranya bisa menangkal pihak-pihak yang merongrong ketertiban masyarakat, memecah belah serta hasutan dan ujaran kebencian.

“Membangun sinergitas antara Da’i, tokoh agama serta ulama dengan Polri. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan membantu mencegah gangguan Kamtibmas melalui ceramah-ceramah dengan santun dan berahlakul karimah,” Badya menambahkan.

Kapolda berharap kegiatan seperti ini juga dapat dilaksanakan oleh seluruh jajaran, sehingga terciptanya hubungan yang harmonis dan terwujudnya sinergitas dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Para Da’i dan Da’iyah jadilah sosok pengingat, penyejuk di tengah kesibukan dan kepenatan masyarakat Ibu Kota,” Karyoto menuturkan. (Imo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini