Ungkapan Kasus Stunting Tomohon di Musrenbang Tomsel, Mamuaja Minta Masyarakat Peduli

Penulis: Hendro Karundeng
Editor: Lefrando Gosal


ELEKTORAL.ID, Tomohon – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tomohon Selatan (Tomsel), bahas berbagai aspirasi masyarakat. Di antaranya kesehatan anak-anak.

Jefta Mamuaja, Satuan Tugas (Satgas) Penurunan Stunting menjelaskan tentang penyakit tersebut.

“Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, sehingga membuat keterlambatan pertumbuhan anak,” jelasnya.

Selain memperlambat pertumbuhan anak, Mamuaja juga menjelaskan stunting berakibat fatal.

“Karena gizi anak yang kurang baik, membuat pertumbuhan anak tersebut terhambat. Ada yang badannya lebih pendek dari anak-anak normal, dan yang paling parah dapat mengurangi fungsi otak,” jelasnya.

Mamuaja mengatakan, menurut data Satgas Stunting, sudah ditemukan 13 kasus di kota Tomohon.

“Menurut data yang kami terima, di kota Tomohon sendiri sudah ada tiga belas kasus. Tiga di antaranya di kelurahan Tumatangtang,” ungkapnya.

Mamuaja pun mengimbau masyarakat agar lebih perihatin dengan persoalan stunting.

“Saya ingin mengimbau agar masyarakat bisa lebih memperhatikan masalah tersebut. Tak luput juga pemerintah kecamatan dan kota. Lebih menjaga kesehatan anak, bahkan para pemudi harus lebih memperhatikan kondisi sebelum ingin membangun rumah tangga. Lebih menjaga kondisi sejak dini, agar nanti ketika mengandung, ibu sehat dan anak terhindar dari penyakit ini,” tutupnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini