Tewas Keserempet Alat Berat, Polres Mitra Dalami Kematian WNA asal China di Ratatotok

ELEKTORAL.ID, Ratahan – Lokasi pertambangan emas di Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kembali memakan korban. Kali ini, sebuah peristiwa tragis menimpa seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China. Korban yang diketahui bernama Wang Zanbiao itu, meninggal dunia akibat dihantam sebuah alat berat jenis eksavator di Perkebunan Alason, Desa Ratatotok Satu, Kecamatan Ratatotok, Minggu (15/1/2022).

Berdasarkan penjelasan Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara (Mitra), peristiwa tragis itu bermula saat tersangka Markus Pasoro sementara mengoperasikan alat berat tersebut, sekira pukul 20.00 WITA.

Kemudian datang korban Zanbiao, sekira 40-an meter, mengisyaratkan (menggunakan tangan) kepada Markus untuk berhenti bekerja. Korban kemudian mengisyaratkan lagi agar memarkir alat yang digunakannya di tempat parkir. Markus selanjutnya turun ke tempat pengisian bahan bakar untuk mengisi BBM, sebelum memarkir alat tersebut.

Korban sempat menanyakan dengan isyarat anggukan kepala. Markus membalasnya dengan isyarat kalau dirinya akan mengisi BBM. Masih dalam bahasa isyarat, korban menginstruksikan untuk tak usah mengisi BBM melainkan memarkir ekskavatornya, selanjutnya diiyakan dengan acungan jempol oleh Markus.

Namun naas, setelah menghidupkan mesin dan kemudian menggerakan bucket/keranjang yang berfungsi untuk mengeruk, korban sudah berada sekira 4 meter disamping kanan ekskavator.

Tak ayal, tubuh korban langsung terjatuh disenggol bucket ekskavator. Tragisnya, tubuh korban dilindas kendaraan berat yang telah bergerak. Akibatnya, tubuh korban mengalami luka robek di kaki kiri, patah tulang paha kiri, luka robek di paha dan daging/otot keluar, patah tangan dan tulang belikat serta beberapa tulang rusuk.

Melihat hal itu, sejumlah rekanan kerja langsung menghampiri korban serta mengamankan Markus. Namun sayang, nyawa warga asal Tiongkok itu, tak dapat diselamatkan.

Wakapolres Mitra, Kompol A.Djafar menjelaskan, guna mendalami kasus ini, pihaknya telah mengamankan Markus Pasoro, warga Luwu, Sulawesi Selatan.

“Kami juga sudah mengamankan satu buah alat berat jenis eskavator merk sunny sebagai barang bukti,” ujarnya di Mapolres Mitra, Rabu (18/1/2022).

Ia menambahkan, pihaknya akan fokus pada dugaan serta apakah ada indikasi lain dalam kasus ini.

“Kepada pelaku dikenakan pasal 338 KUHP, unsurnya barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,” tandasnya. (Kharisma Kurama)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini