Roy Suryo Apresiasi KPU Tidak Goyah Di-intervensi Soal Perubahan Debat Pilpres 2024

Elektoral.id, Jakarta – Pakar Telematika Roy Suryo menanggapi soal Presiden Joko Widodo yang memberi usulan agar KPU RI mengubah format atau skema untuk Debat Pilpres 2024 pada Minggu 21 Januari 2024.

“(KPU) Tegas! Cukup satu kata saja komen saya mendengar hasil keputusan KPU tentang format Debat Cawapres mendatang,” tulis Roy dalam pesan singkat kepada wartawan, Senin 15 Januari 2024.

Roy mengapresiasi sikap KPU RI yang tidak akan mengubah format debat dan tetap mengikuti regulasi-regulasi dalam debat-debat sebelumnya. Menurutnya, presiden tidak harus ikut campur terkait permasalahan teknis yang berakibat salah satu paslon menerima serangan pribadi.

“Meski sampai Presiden yang seharusnya netral saja tampak sangat cawe-cawe ke urusan sangat teknis soal detail debat dan mau mengubah formatnya,” ujarnya.

“Alhamdulillah KPU tetap tegar dengan keputusannya tsb dan secara tegas menyatakan -berani menolak intervensi untuk tidak menanggapi keinginan pribadi presiden tersebut,” tulis Roy lagi.

Mantan politisi Partai Demokrat itu juga menyinggung soal Cawapres No 2 Gibran Rakabuming Raka yang menggunakan tiga mikrofon saat debat ke 2.

“Sangat teknis yang sempat jadi rame bahkan berujung adanya ‘Tukang Lapor’ yang sangat tidak bermutu soal jumlah microphone yang dipakai,” ia menanggapi.

Roy juga mendukung sikap KPU saat menggelar Debat Pilpres ke-3 yang dinilai telah memperbaiki kesalahannya dengan hanya menggunakan satu mikrofon kepada ketiga kandidat.

“Bahwa premis teknis soal cukup 1 microphone tunggal tersebut terbukti benar dan tidak terbantahkan,” tulis mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu.

Menurutnya, semua kandidat lebih nyaman ketika menggunakan satu mikrofon, meski masih ada kandidat yang menggunakan mikrofon cadangan Wireless Handheld Microphone (WHM).

“Namun semua ini masih terlihat sangat fair dan normal, tanpa adanya indikasi pemakaian alat bantu lain yang bisa saja memicu pertanyaan masyarakat sebelumnya,” tegas Roy.

Ia berharap KPU RI tetap konsisten dengan ketetapan format debat termasuk mikrofon tunggal yang akan digunakan dalam debat-debat selanjutnya hingga akhir.

“Jangan mau terpengaruh dengan siapapun yang mau cawe-cawe sampai urusan mikro kalau memang tujuannya subyektif dan bisa dimanfaatkan atau menguntungkan oleh salah satu Paslon tertentu,” katanya lagi. (Imo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini