Polres Bandara Soetta Pertemukan Anak R dan Ibunya di Kalteng

JAKARTA – Polres Bandara Soekarno Hatta, Polda Metro Jaya, berhasil mengantarkan bocah 12 tahun kepelukan sang ibunya yang tinggal di Desa Kayu Agung, Kabupaten Mantobi Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Di mana sebelumnya bocah berinisial R itu ditemukan menangis di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta.

Kapolsubsektor Terminal 1 Bandara Soetta Ipda Agus Mulyadi menjelaskan peristiwa tersebut. Menurutnya, R diantar oleh tukang ojek pada Rabu (19/4/2023) sekira pukul 10.30 WIB. Saat itu bocah laki-laki ini berpakaian lusuh dan menangis karena rindu ingin bertemu sang ibu.

“Saya tanya dia katanya dari Panimbang, Banten. Dia lari ke Bandara Soetta, mau ke Kalimantan, di anter tukang ojek dengan ongkos Rp300 ribu,” kata Agus Mulyadi.

“Tapi dikembalikan Rp100 ribu karena kasihan ini anak tidak ada uang,” sambungnya.

Saat itulah, kata Agus, anggota yang sedang tugas dalam melakukan pengamanan Idul Fitri 1444 Hijriah melihat R. Lalu bocah tersebut dibawa ke Pos Polisi Bandara Soekarno Hatta.

“Di pos saya tanya adik mau ke mana? Sama siapa ke sini. Dia bilang sendiri dan mau ketemu ibunya yang berada di Kalimantan. Posisinya saat itu enggak bawa apa-apa hanya pakaian agak kotor dibadan saja, celana pendek dan switer, enggak ada tiket, uang cuma Rp100 ribu yang dikembalikan sama tukang ojek yang antar dia,” ujarnya.

Agus melanjutkan, ia pun berinisiatif menghubungi teman satu angkatanya yang berada di Kalimantan.

“Saya ceritakan (ke polisi di Kalimantan) ada anak terlantar di Terminal 1, mau ketemu ibunya di Kalimantan. Alamatnya di sini benar enggak. Tolong carikan ya. Lanjut saya dIhubungi oleh Ipda Agus Santoso yang berada di polres sana. Dan Ipda Agus Santoso meminta bantuan Bhabinkamtibmas Bripka Yongkit,” ungkapnya.

Setelah beberapa jam, gayung pun bersambut, anggota kepolisian Kalimantan pun berhasil menemukan sang ibu bernama Sudewi. Agus pun langsung melakukan video call untuk memastikan kalau itu adalah orangtuanya R.

“Emak, pengen pulang, pengen pulang,” ujar R saat video call dengan ibunya sembari menangis.

Agus pun bergegas mencari tiket pesawat. Namun karena kondisi mudik tiket pesawat telah habis terjual.

“Kami langsung koordinasi kepada pesawat yang terbang ke Kalimantan. Katanya penuh semua. Baru dapat itu hari Jumat tanggal 21 pesawat pagi, kami langsung bayar,” katanya.

“Itu terbang ke Bandara Udara Iskandar. Soalnya kata anggota disana deket dengan alamat rumah orangtuanya yang hanya makan waktu perjalanan ke bandara 1 jam setengah,” sambungnya.

Singkat cerita, R pun dibelikan pakaian dan makanan. Kapolresta Bandara Soetta Kombes Roberto Pasaribu pun meminta agar anak buahnya memantau keberatan R hingga tiba sampai kepelukan sang ibu.

“Pak Kapolres meminta tim PPA dari polres untuk ikut serta berikan pelayanan kepada sang anak ini, anak ini diberikan pakaian dan kami tak ingin dia terlalu sedih,” ujar Agus.

R kini telah bertemu sang ibu di Bandara Udara Iskandar pada pukul 07.00 WIB. Pertemuan itu menyentuh hati seluruh anggota. Di mana kita ketahui anggota terus berjaga dalam memberikan pelayanan dan keamanan kepada masyarakat terus berjaga.

“R itu selalu didampingi oleh kami, tim maskapai, dan saat sampai dijemput oleh ibunya dan ayah tirinya juga keluarga dan anggota kepolisian setempat,” pungkasnya.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini