Polda Metro Jaya Lepas 684 Polisi Pensiun: Tantangan Menjelang Pemilu 2024

Penulis: Happy CH Karundeng


Polda Metro Jaya akan melepas 684 polisi yang memasuki masa pensiun pada periode Januari hingga November 2023.

Karo SDM Polda Metro Jaya, Kombes Langgeng Purnomo, menjelaskan bahwa pengurangan jumlah polisi ini masih dianggap ideal. Menurutnya, hal ini sejalan dengan penambahan 1.170 polisi baru yang saat ini sebagian masih dalam tahap pendidikan dasar polisi. Langgeng menekankan pentingnya tidak hanya memperhatikan kuantitas polisi, tetapi juga kualitasnya dalam menghadapi kompleksitas tugas kepolisian.

Salah satu nama yang mencuat dalam daftar polisi yang pensiun adalah AKBP M. Rinaldi Hutasuhut. Rinaldi, yang kerap bertugas sebagai atasan penghukum atau hakim yang mengadili polisi bermasalah, dikenal sebagai sosok yang ditakuti di kalangan polisi.

“Polda Metro Jaya kehilangan seorang pengadil untuk polisi bermasalah. Banyak keputusan tegasnya dengan memecat polisi yang melanggar kode etik dan disiplin,” ujar Langgeng.

Pelepasan 684 polisi ini akan dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto dalam sebuah acara Wisuda Purnawira Polri yang dijadwalkan berlangsung besok, Kamis, 26 Oktober 2023 di Polda Metro Jaya.

Langgeng mengajak seluruh personel Polda Metro Jaya untuk mengambil inspirasi dari kompetensi yang dimiliki oleh AKBP M. Rinaldi Hutasuhut. Menurutnya, kompetensi etika, teknis, dan kepemimpinan yang dimiliki oleh Rinaldi seharusnya menjadi teladan bagi seluruh anggota kepolisian setempat.

“Dinamika keamanan dan ketertiban dalam kehidupan masyarakat akan terus meningkat seiring dengan waktu dan kemajuan zaman, terutama dalam menghadapi pelaksanaan pengamanan Pemilu tahun 2024”. Urai Langgeng.

Dengan melepas polisi yang pensiun dan menyambut anggota baru, Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menghadapi persiapan pengamanan rangkaian Pemilu 2024, Polisi berada di posisi Netral sehingga dapat manjaga stabilitas keamanan dan ketertiban menjadi prioritas utama dalam mendukung pelaksanaan demokrasi yang aman dan adil bagi semua warga negara.” Tutup Langgeng.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini