Pekerja Asal Sangihe Tewas Tertimpa Tiang Beton Dermaga Kotabunan

Penulis : Rinto Lakoro


ELEKTORAL.ID, Tutuyan – Nasib malang dialami Randi Anti (23 tahun). Pria asal Desa Pantuge Kecamatan Kabaruan Kabupaten Talaud ini mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan ia meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi di dermaga Desa Kotabunan, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Selasa (23/05/2023) sekira pukul 16.45 Wita.

Menurut keterangan saksi, rekan kerja korban Mansefnus Bukahati (44 tahun) pekerja buruh asal Desa Pananaru Kecamatan Tamako, kabupaten Sangihe, bahwa sekitar pukul 16.45 Wita, dirinya bersama korban sedang bekerja merobohkan tiang beton Dermaga Kotabunan.

Saat korban sedang mengebor tiang beton dengan Jack hammer, tiba-tiba tiang beton dan ring balok beton roboh kearah laut sehingga korban langsung meloncat kelaut dan kemudian korban tertimpa tiang beton dan ring balok beton yang roboh mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Saya bersama korban bekerja untuk merobohkan tiang beton dan ring balok beton dermaga desa Kotabunan, dengan cara saya dan korban naik menggunakan kayu penyangga, kemudian korban dan saya mengebor tiang beton dan ring balok beton dermaga dengan menggunakan alat berupa mesin Jack hammer. Saat mengebor beton saya bekerja di sisi tiang beton ke arah darat, sedangkan korban bekerja di sisi arah laut. Saat korban sedang mengebor tiang beton dengan Jack hammer, tiba-tiba tiang beton dan ring balok beton roboh kearah laut sehingga korban langsung meloncat kelaut, dan kemudian korban tertimpa tiang beton dan ring balok beton yang roboh mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Mansefnus.

Terinformasi saksi Mansefnus dan korban bekerja merobohkan dermaga desa Kotabunan atas perintah dari John Arter Makamea yang tinggal di Manado dan yang menyediakan alat berupa 1 (satu) unit mesin Jack hammer 15 kg.

Insiden ini sudah ditangani pihak berwajib. Pukul 17.00 Wita anggota Polsek Kotabunan dipimpin Kapolsek Kotabunan AKP Gani Tololiu mendatangi TKP dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke Puskesmas Kotabunan. (RL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here