Maksimalkan Gerakan, AMAN Sulut Gelar Rakerwil dan Renstra

Penulis: Hendro Karundeng
Editor: Happy Christian


ELEKTORAL.ID, Manado – Maksimalkan gerakan serta kerja masyarakat adat, Pengurus Wilayah (PW) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sulawesi Utara (Sulut) gelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Rencana Penyusunan Strategis (Renstra). Kegiatan dilaksanakan di Genio Hotel, Jl. Kolonel Sugiono 21, Wenang, Manado, Selasa (25/07/2023).

Rapat tersebut akan digelar selama tiga hari hingga Kamis (27/07/2023) nanti. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) AMAN Sulut, Kharisma Kurama, sekira pukul 13.00 Wita.

“Saya pertama-tama mengucapkan banyak terima kasih untuk para senior AMAN yang boleh turut hadir dalam kegiatan kami ini, terima kasih buat teman-teman yang dari jauh, bahkan ada yang dari tanah Totabuan bisa ikut bersama-sama. Kepada para pengurus pusat dan fasilitator yang hadir, saya ucapkan terima kasih,” ujar Kurama.

Dalam pembukaan kegiatan, Kurama sempat mencurahkan sedikit rasa kecewa karena beberapa anggota yang belum sempat hadir dalam rapat tersebut.

“Sebenarnya sangat saya sayangkan ada beberapa teman kita yang belum bisa hadir. Entah itu menganggap remeh atau apa, saya kurang paham. Tapi seharusnya ini jangan kita remehkan sebagai orang yang terlibat dalam organisasi,” katanya.

Sebelum mengetuk palu, Kurama menjelaskan pentingnya Rakerwil bagi yang terlibat dalam organisasi.

“Seharusnya kita jangan menganggap remeh akan rakerwil ini, karena ini penting sekali. Ini statusnya satu tingkat di bawah musyawarah atau kongres, karena ini akan membahas dan memaksimalkan kerja kita ke depan, rencana gerakan kita. Kita di sini bukan hanya duduk saja, tapi rapat membahas persoalan yang terjadi di kalangan masyarakat adat kita, mereka yang mengalami permasalahan di wilayah adat butuh kita. Makanya kita di sini duduk rapat, karena mereka membutuhkan kita,” papar Kurama lalu membuka kegiatan Rakerwil.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi yang dimoderatori oleh Kepala Biro Operasional dan Keuangan AMAN Sulut, Frilly Omega Pantow.

Dewan AMAN Nasional (Damanas) Region Sulawesi, Bata Manurun, jadi pemantik dalam rapat kerja tersebut. Lalu penyampaian sejarah singkat AMAN Sulut oleh Ketua Dewan AMAN Wilayah (Damanwil), Matuladi Supit, serta materi utama yang dibawakan oleh Deputi I Sekjen AMAN, Eustobio Reroringgi.

Terpantau rapat tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Damanwil, Jusuf Kunondo mewakili Masyarakat Adat Bantik Talawaan, Silvia Roringkon mewakili Masyarakat Adat Bantik Kalasey, Chendry Mokoginta mewakili masyarakat adat Bolmong, DePAN Sulawesi Filo Karundeng, Robert Paat mewakili Masyarakat Adat Tombulu.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini