Langgar Pencalonan Cawapres Gibran, Ketua KPU RI Diadili

Elektoral.id, Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) siap
menggelar sidang pemeriksaan empat perkara dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Keempat perkara akan diperiksa Senin 8 Januari 2024 atas aduan Demas Brian Wicaksono dengan nomor perkara 135-PKE-DKPP/XII/2023, Iman Munandar B. dengan nomor perkara 136-PKE￾DKPP/XII/2023, P.H. Hariyanto dengan nomor perkara 137-PKE-DKPP/XII/2023, dan
Rumondang Damanik dengan nomor perkara 141-PKE-DKPP/XII/2023.

“Keempat Pengadu tersebut mengadukan Ketua dan enam Anggota KPU RI Hasyim Asyi’ari, anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos, Mochammad Affifudin, Persadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan August Mellaz,” kata Sekretaris DKPP David Yama dalam rilianya, Minggu (7/1).

Para Teradu didalilkan telah menerima pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai Bakal Calon Wakil Presiden pada tanggal 25 Oktober 2023.

Menurut para Pengadu, hal itu tidak sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pencalonan Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden karena para Teradu belum merevisi atau mengubah peraturan terkait pasca adanya Putusan
Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/202.

Untuk diketahui, sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran KEPP untuk empat
perkara ini digelar pada 22 Desember 2023.
David Yama menjelaskan, agenda sidang ini adalah
mendengarkan keterangan dari para pihak, baik Pengadu, Teradu, Saksi, maupun Pihak Terkait.

Ia menambahkan, DKPP telah memanggil para pihak secara patut sesuai ketentuan Pasal 22 ayat (1) Peraturan DKPP Nomor 3 Tahun 2017 tentang
Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilu.

“Sekretariat DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan sidang ini bersifat terbuka untuk umum, sehingga baik masyarakat umum yang ingin memantau atau wartawan yang ingin meliput sidang, dapat melihat langsung jalannya persidangan.

“Bagi masyarakat yang ingin hadir atau wartawan yang ingin meliput, silahkan hadir sebelum sidang dimulai,” tambahnya. (Imo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini