Lagi-Lagi Warga Bulawan-Kotabunan Mengeluh Soal Air Bersih

Penulis: Rinto Lakoro

 


ELEKTORAL ID, Tutuyan – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Kotabunan Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menuai keluh. Air bersih yang sering macet jadi penyulut. Itu menyusul sikap pihak PDAM Unit Kotabunan yang tidak menjelaskan persoalan ini.

“So setiap hari aer mo mati, nintau apa depe penyebab. Baru, dorang dari kantor nda mo kase tau kalu apa yang bekeng aer salalu mati bagini,” ketus Risma Dama, warga Desa Bulawan, Jumat (28/4/2023).

“Dari hari raya Idul Fitri ini aer so mulai jaga macet, tapi nda ada pemberitahuan kalu apa depe penyebab. Sedang mo bamomasa pe stengah mati aer, apalagi mo bacuci baju. Jadi kasiang tolong ini aer bekeng akang,” keluh Dama.

Senada dengan Wistina Tangoy, warga Desa Bulawan Kecamatan Kotabunan. Ia mengatakan jika setiap hari air yang mengalir dari pipa PDAM Unit Kotabunan kerap macet. Terpaksa aktivitas di rumah sering dilakukan pada malam hari.

“Aer so mati. Terpaksa mo bacuci baju nanti malam,” kata Tangoy.

“Kalu kita mobacuci piring deng baju, nanti malam karna aer pam mobajalang nanti jam satu malam,” sambung Hajijah Sambenaung.

Keluhan yang sama terdengar dari Santi Halidu, warga Bulawan. Kata dia, untuk mencuci beras terpaksa menggunakan air isi ulang. “Ini aer pam so salalu macet. Mo cucu bras terpaksa pake aer isi ulang. Kalu mo bacuci baju, nanti so tengah malam. Serta dorang (PDAM,red) modatang batagi, kalu motalewat satu hari, moba denda padahal aer salalu mati,” tutur Halidu.

Salah satu warga desa Kotabunan yang tak mau namanya ditulis mengatakan kalau sudah beberapa hari air pam tak jalan. Ia terpaksa menggunakan air isi ulang untuk aktivitas di dapur. “Pokoknya aer pam ini kalu dia anfal satu-satu minggu nda bajalang torang kurang pake aer isi ulang,” ungkapnya.

Terkait hal ini Kepala PDAM Unit Kotabunan, Gunawan Abarang, saat dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan, bahwa penyebab air macet akibat ada pipa transmisi yang bocor dan saat ini dalam perbaikan.

“Saat ini memang masih dalam perbaikan, ada pipa jalur transmisi yang bocor akibat hujan dua hari yang lalu karena tanah longsor, selainnya ada juga pembobolan pipa di jalur Benteng yang mengakibatkan air banyak yang terbuang di situ, mudah-mudahan saat ini dalam pembenahan akan menjadi maksimal pelayanan kembali,” ujar Abarang.

Ia mengatakan akan menanggulangi permasalahan ini secara maksimal agar bisa normal kembali.

“Jika tentang pelayanan yang kami berikan saat ini kurang maksimal, maka kami saat ini dalam melaksanakan penanggulangan kebocoran mudah-mudahan akan kembali normal,” kuncinya. (RL)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini