Kunjungi Boltim, Ketua TP-PKK Kema: Penyambutan di Sini Luar Biasa

Penulis: Rinto Lakoro


ELEKTORAL ID, Tutuyan – Desa Kotabunan Selatan (Kotsel), Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berhasil meraih juara dua lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI) yang digelar oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulawesi Utara (Sulut) pada musim lalu.

Atas prestasi itu, desa yang terletak di Selatan Timur Totabuan itu dilirik TP-PKK Bumi Nyiur Melambai. Salah satunya TP-PKK Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Pengurus TP-PKK Kecamatan Kema, melakukan studi tiru program Kelompok Kerja (Pokja) 1 PAAREDI di Kotsel, Selasa (7/3/2023),

Ketua TP-PKK Kema, Ny. Maria Komenaung Metia berujar, kunjungan tersebut untuk mempelajari tentang administrasi PAAREDI dan bagaimana metode pembentukan organisasi itu, sebab mereka belum pernah mengikuti lomba.

“Boltim ini juara dua tingkat provinsi, makanya dari Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, datang studi tiru di sini untuk melihat administrasi apa yang harus kami penuhi kalau seandainya tahun ini kami mengikuti lomba,” ujar Metia.

Dikatakannya, Sekretariat dan kegiatan PAAREDI di Kotabunan Selatan sangat bagus, administrasi lengkap dan itu membuat kesan baik bagi mereka, karena itu menjadi acuan mereka untuk mengikuti perlombaan di tahun ini.

“Untuk penyambutan di sini luar biasa, bagus secara penyambutan dari pemerintah desa maupun kabupaten. Di sini sangat baik untuk kami, luar biasa. Harapannya, kami bisa mengikuti lomba PAAREDI tingkat provinsi dan bisa mendapat juara,” ungkap Metia.

Senada dilontarkan Ketua Pokja 1 TP-PKK Boltim, Sawiyah Al-Idrus. Ia menyebut, kunjungan TP-PKK Kecamatan Kema di Kotabunan Selatan karena lalu TP-PKK Boltim meraih juara dua tingkat provinsi lomba PAAREDI, sehingga mereka melakukan studi tiru di Kotabunan Selatan apa kiat-kiat sampai Boltim mendapat juara.

“Kiatnya yang pertama tentu komitmen bersama, kemudian yang prioritas itu kita kerjakan dulu. Apa yang harus kita lakukan, jangan dulu kita mengira untuk mendapat juara tapi prioritaskan dulu hasil pekerjaan. Semoga ke depan, mereka juga bisa mendapat juara seperti Bolaang Mongondow Timur,” terang Al-Idrus.

Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Sangadi (Kepala Desa,red) Kotabunan Selatan, Theo M. Alung, S.A.P., mengatakan, agenda ini menjadi manfaat juga di desa mereka dan itu salah satu hal positif dengan adanya kunjungan ini, karena antara Minahasa Utara dan Desa Kotabunan Selatan bisa berpaduan untuk bekerja sama membangun PAAREDI.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya kunjungan ini. Saya sebagai Sangadi sangat bersyukur juga, karena dari semua desa Kotabunan Selatan jadi salah satu pilihan. Insyaallah ke depan, Kotabunan Selatan akan lebih baik,” ucap Alung.

Ia menyebutkan, untuk program PAAREDI akan melibatkan seluruh organisasi pemuda yang ada di desa serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

“Untuk PAAREDI itu dia lebih ke organisasi pemuda yang ada di desa maupun anak-anak sekolah PAUD, karena strukturnya ke situ. Artinya program-program yang akan jalan di Kotabunan Selatan, itu peningkatan kapasitas yang melibatkan pemuda-pemuda di desa, agar pola perubahan atau program yang desa jalankan itu akan lebih baik ke depan,” tandasnya.

Turut hadir pada agenda ini, Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa dan Penguatan Kelembagaan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Boltim, Subhan Wakid, Camat Kotabunan Idrus Paputungan, pengurus TP-PKK Kecamatan Kema, pengurus TP-PKK Kabupaten Boltim bersama TP-PKK Kecamatan Kotabunan serta Pemerintah Desa (Pemdes) Kotsel. (RL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini