Kedubes RI Jadi Sorotan di Festival Keimigrasian Jepang

Elektoral.id, Tokyo – Imigration Service Agency atau instansi keimigrasian negara Jepang di bawah Kementerian Kehakiman Jepang menggelar kegiatan All Together Festival (ATF) 2024 guna mempererat persahabatan pemerintah Jepang dengan warga asing yang tinggal di Jepang.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung di Tokyo International Exchange Center Plaza Minggu, 21 Januari 2024 itu.

“Saat ini tercatat ada lebih dari 3,2 juta warga asing yang bermukim di Jepang, adapun jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang per Juni 2023 mencapai 122.028 Jiwa,” kata Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Tokyo Meinarti Fauzie.

Ia mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan kegiatan strategis yang diikuti KBRI Tokyo sebagai bentuk dukungan Indonesia kepada Pemerintah Jepang yang sudah sangat baik merawat hubungan warga Jepang dan warga asing di Jepang.

“Termasuk menjaga dan membantu warga negara Indonesia yang berada di Jepang,” ujarnya.

Kegiatan ini juga efektif untuk mempromosikan Indonesia di tengah masyarakat Jepang dan warga asing yang hadir. Menariknya, booth Indonesia dalam kegiatan itu paling ramai dan paling banyak dikunjungi.

“Kegiatan ini juga kami manfaatkan untuk menjaring Survei Citra Indonesia 2024, ada lebih dari 100 responden warga asing yang kita dapatkan hanya dalam beberapa jam saja,” ujar Meinarti yang didampingi Diplomat Muda Lodya Habsanthiara Mone dan Mukti Romadona Setianto.

Diketahui, booth KBRI Tokyo menyajikan tampilan wastra Indonesia, informasi pariwisata, serta sejumlah produk kriya dan kuliner instan khas Indonesia sebagai omiyage (suvenir) bagi para pengunjung.

KBRI Tokyo juga membuka layanan konsultasi kekonsuleran bagi pengunjung yang hadir di festival ini. Sejumlah warga Jepang juga terlihat asyik berfoto mengenakan kebaya dan kain batik Indonesia.

ATF 2024 diikuti oleh 29 stan lembaga pemerintah dan swasta Jepang terkait isu keimigrasian, organisasi internasional, usaha kecil dan menengah, termasuk stan dari pemerintah kota dan prefektur. Festival juga diikuti oleh 4 (empat) negara yaitu Korea Selatan, Indonesia, Filipinia, dan Ukraina.

Kawasaki, warga Jepang salah seorang pengunjung stan KBRI Tokyo mengaku sangat terkesan dengan kekayaan ragam budaya Indonesia. “Terima kasih atas suvenir Indonesianya. Saya tadi juga boleh mengenakan kebaya dan kain. Saya ingin sekali dapat berwisata ke Indonesia,” tambah Kawasaki. (Imo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini