Dari Remaja Sampai Emak-emak Tangsel Antusias Jadi Youtuber

KElektoral.id, Tangsel – Pemerintah kota Tangerang Selatan menggelar program pemberdayaan kemasyarakatan tingkat Kecamatan Setu dengan pelatihan pembuatan konten kreatif di platform Youtube bagi warga seluruh Tangsel.

Camat Setu Erwin Gemala Putra mengungkapkan kegiatan yang berlangsung dari 28 – 30 November 2022 di Aula Kecamatan Setu, Tangsel itu untuk mengasah masyarakat lebih kreatif melalui konten-konten kreatif yang positif.

“Menghadikan narasumber yang mengisi pelatihan dari sebuah rumah produksi Warna Production dan channel Youtube Imo Si Jurnalis Muda,” kata Erwin kepada wartawan, Rabu (30/11).

Para pembicara, lanjut Erwin, tentunya elah banyak memiliki portfolio mumpuni di bidang pembuatan video- video kreatif seperti TV komersil, webseries, video clip, video dokumenter, iklan layanan masyarakat, TV program, film hingga podcast coorporate di kanal Youtube.

“Pembicara yang datang yakni Rustamaji seorang ahli teknologi informasi, Beng Aryanto sutradara, dan Youtuber Bang Imo,” ujarnya.

Di hari pertama, pembicara memberi pemaparan teori dan teknis serta tutorial pembuatan video menggunakan aplikasi Kinemaster. Di hari kedua, dilakukan praktek langsung dalam pembuatan konten kreatif yang baik dan terarah.

Para pembicara menjelaskan trik dan tips cara-cara yang harus dikuasai dan mudah dalam proses pembuatan konten kreatif. Beng Aryanto menjelaskan para peserta workshop menerima pemahaman dasar-dasar seni dalam membuat konten kreatif. “Hingga bagaimana membuat  gagasan atau ide dan mengimplementasi gagasan tersebut menjadi sebuah tayangan yang menarik dan menggugah,” Beng menuturkan.

Menurut Creative Director Warna Production itu, konten kreatif maknanya adalah berkreasi terhadap sebuah ide gagasan yang kemudian diselaraskan dengan kemampuan individu dalam mengembangkan ide kreatif.

“Yang dituangkan dalam tema dan alur cerita yang terarah maka setelah itu kita bisa membuat materi tayangan konten kreatif dalam bentuk video dengan berbagai tahapan, mulai dari perencanaan di etape pra produksi, produksi hingga pasca produksi,” ujar Beng.

Para peserta antusias mengikuti arahan dari pembicara yang profesional, sekaligus membuktikan pembuatan video editing itu bisa dilakukan oleh siapa saja. Bang Imo menambahkan, terpenting memiliki peralatan dan menguasai cara menggunakan aplikasi editor video serta mengerti dasar-dasar dan prosesnya.

“Prakteknya kita di sini yaitu menggunakan aplikasi Kinemaster baik di Android maupun di device laptop. Aplikasi ini sangat mudah bagi pemula,” kata Bang Imo.

Rustamaji berpendapat pelatihan tidak cukup satu dua kali namun harus dilatih secara berulang dengan materi yang diberikan secara jelas. Oleh karena itu, workshop pertama di Tangsel ini perlu dilakukan supaya mereka lebih terarah ketika membuat konten kreatif materi video.

“Karena pelatihan ini bukan sekedar teknis sebagaimana membuat video, namun selain estetika ada etika dalam pembuatan konten kreatifnya yang memiliki resiko, sehingga peserta tidak terjerumus kepada konten-konten negatif,” Rustamaji menambahkan.

Diketahui, kegiatan diikuti sejumlah kecamatan yang terdiri dari kalangan remaja, bapak-bapak, hingga ibu rumah tangga. Mereka antusias ingin mendapat pengalaman menjadi Youtuber yang dianggap sebuah pekerjaan yang menjanjikan. (Hep)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini