Barang Bukti Ketua KPK Firli Bahuri Jadi Tersangka Pemerasan

Elektoral.id, Jakarta – Polda Metro Jaya melakukan penyidikan terhadap tersangka dugaan pemerasan Ketua KPK Firli Bahuri dengan penyidik gabungan Mabes Polri sejak dimulainya sprindik nomor SP Sidik 6715/X/Res3.3/2023 Ditreskrimsus Tanggal 9 oktober 2023.

“Adapun update kegiatan penyidikan yang telah dilakukan yang pertama telah dilakukan pemeriksaan terhadap 91 orang saksi sejak dimulainya penyidikan tanggal 9 oktober 2023,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak di kantornya, Kamis 23 November 2023 dini hari.

Ade mengungkapkan penyidik juga menggeledah dua tempat yakni rumah pribadi jenderal polisi bintang tiga itu di Jalan Kertanegara No 46 Kelurahann Rawa Barat Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Dan rumah Gardenia Villa Galaksi A2 no 60 Kelurahan Jakasetia Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi,” jelasnya.

Dari hasil penggeledahan, lanjur Ade, penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa data elektronik dan dokumen elektronik meliput satu dokumen penukaran valas dalam pecahan SGD dan USD jadi beberapa outlet money changer.

“Dengan nilai total sebesar Rp 7.468.711.500 sejak bulan Februari 2021 sampai dengan bulan September 2023,” ucapnya.

Selain itu penyitaan juga dilakukan terhadap turunan atau salinan berita acara penggeledahan, berita acara penyitaan, berita acara penitipan temuan barang bukti, dan tanda terima penyitaan pada rumah dinas Menteri Pertanian RI yang di dalamnya berisi lembar disposisi pimpinan KPK dengan tanggal 28 April 2021.

“Kemudian dilakukan penyitaan terhadap pakaian, sepatu, maupun pin yang digunakan oleh saksi SYL saat pertemuan di GOR bersama saudara FB pada tanggal 2 Maret 2022. Berikutnya telah dilakukan penyitaan terhadap 1 eksternal hardisk atau SSD dari penyerahan KPK RI berisi turunan ekstraksi data dari barang bukti elektronik yang telah dilakukan penyitaan oleh KPK RI,” Ade menuturkan.

Kemudian penyitaan berlanjut terhadap ikhtisar lengkap LHKPn atas nama FB (Firli Bahuri) pada periode waktu mulai tahun 2019 sampai tahun 2022. Adapun barang-barang elektronik yang disita adalah 21 unit hape dari para saksi.

Kemudian 17 akun email, 4 unit flasdisk, 2 unit kendaraan mobil, 3 e-money, kemudian 1 buah kunci atau remot keyless bertuliskan land cruser, kemudian 1 buah dompet yang bertuliskan Lady Americana USA berwarna coklat berisi holiday getaway voucer 100 ribu spiralcare traveloka.

“Dan penyitaan terhadap 1 buah anak kunci gembok dan gantungan kunci berwarna kuning bertuliskan KPK, serta beberapa surat atau dokumen lainnya atau barang bukti lainnya,” jelas Ade.

Selanjutnya penyidik juga melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang elektronik yang telah dilamukan penyitaan oleh penyidik. (Imo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini